Penanganan Ibu Hamil Dengan HbsAg Positif di Rumah

Penanganan Ibu Hamil Dengan HbsAg Positif – HbsAg merupakan singkatan dari Hepatitis B Surface Antigen yang artinya hasil pemeriksaan yang menyatakan bahwa seseorang mengidap virus hepatitis B. Hepatitis B itu sendiri merupakan jenis virus yang menyerang hati, ditandai dengan adanya peradangan dengan resiko kanker hati (jika tidak segera ditangani). Jika dibandingkan dengan virus HIV, virus Hepatitis B lebih ganas dan lebih mudah menular.

virus hepatitis B

Penyebab Hepatitis B Pada Ibu Hamil

  • Cairan vagina
  • Kontak hubungan intim dengan pria yang terinfeksi Virus HB
  • Penggunaan jarum suntik yang terkontaminasi virus Hepatitis B
  • Menerima donor darah dari penderita hepatitis
  • Faktor genetik dari ibunya.

Kelima penyebab tersebut merupakan penyebab paling umum terjadi.

Virus Hepatitis B dapat menyebar melalui darah atau cairan tubuh yang terinfeksi oleh virus ini, contohnya dari transfusi darah. Banyak wanita hamil tidak sadar bahwa dirinya terkena virus Hepatitis karena gejala yang samar dan bahkan bagi sebagian wanita hamil lainnya tidak menimbulkan gejala apapun.

Berikut ini adalah tanda bagi wanita hamil yang terinfeksi virus Hepatitis B yang mengalami gejalanya.

  • Badan lemas dan mudah lelah
  • Nafsu makan berkurang karena organ hati terganggu
  • Gejala hamil yang parah (mual dan muntah berkelanjutan)
  • Sering pusing atau sakit kepala
  • Flu
  • Demam (kadang-kadang)
  • Perut bagian bawah terasa sakit (bagi fase kronis)
  • Pembengkakan di perut bagian kanan atas
  • Sistem pencernaan terganggu
  • Mata dan kulit menguning
  • Sendi terasa sakit
  • Air seni tampak keruh seperti teh
  • Tinja berwarna pucat karena produksi bilirubin terganggu

Penderita hepatitis yang sedang hamil dan mengalami gejalanya, biasanya gejala akan muncul secara bertahap setelah terinfeksi virus setelah 3 bulan lamanya.

Jenis hepatitis yang paling umum menyerang selama masa kehamilan, adalah virus Hepatitis B dan C. Ibu hamil yang sudah bebas dari virus Hepatitis B, tubuhnya akan menjadi lebih kebal dari sebelumnya dan tidak mudah terserang virus ini lagi. Infeksi dari virus Hepatitis B sebenarnya tidak menyebabkan kematian atau cacat, hanya saja sering berkaitan dengan kelahiran prematur dan berat lahir yang rendah.

Berbeda bagi wanita hamil yang terserang virus Hepatitis C, virusnya dapat berubah menjadi carrier (tuan rumah) bagi virus itu sendiri yang akan terus berkembang menjadi penyakit hati jangka panjang dan benar-benar mengancam nyawa.

Apakah Yang Mengidap HbsAg Secara Pasti Akan Menderita Kanker hati ?

Tentu jawabannya tidak, karena HbsAg ini hanya suatu penapisan dalam tubuh seseorang yang terinfeksi hepatitis B. Sedangkan untuk mengetahui tingkat penyebarannya, perlu pemeriksaan lanjut oleh ahli spesialis penyakit dalam terutama untuk Penanganan Ibu Hamil Dengan HbsAg Positif.

Bagi Anda yang positif terkena HbsAg, segera periksa ke spesialis penyakit dalam untuk mengetahui fasenya. Kondisi ini cenderung akan positif selamanya atau seumur hidup. Dengan demikian pemberian vaksin hepatitis B sangat dianjurkan dilakukan selama masih bayi untuk memberikan perlindungan tubuh terhadap virus ini.

Hepatitis B terbagi menjadi dua fase :

1. Fase akut kurang dari 6 bulan. Apabila hasil laboratorium menyatakan adanya kerusakan hati, maka seseorang juga  bisa dikatakan sedang dalam fase akut yang memerlukan penanganan sesegera mungkin. Hepatitis akut biasanya hanya diberikan obat-obatan untuk menghilangkan gejalanya saja, namun pasien juga disarankan untuk rutin melakukan medical check up untuk mengetahui perkembangan virus hepatitis B di dalam tubuhnya.

2. Fase kronis lebih dari 6 bulan. Pada fase kronis, biasanya penderita sudah terserang virus Hepatitis B sejak lahir yaitu mewarisi penyakit dari orang tuanya. Jika tidak segera ditangani, maka nyawa penderita bisa terancam. Bagi penderita Hepatitis kronis, dokter juga akan memberikan obat untuk menghambat perkembangan virus hepatitis B. Jika tidak memberikan pengaruh apapun, operasi transplantasi hati menjadi pilihan pengobatan terakhir.

Pemeriksaan HbsAg Pada Kehamilan

Biasanya ibu hamil diminta melakukan tes darah untuk pengecekan, apabila hasil lab menunjukkan bahwa tubuh wanita hamil tersebut mengalami positif HbsAg dengan kemungkinan menular ke anak sebanyak 20%.

Jika terjadi demikian, biasanya setelah bayi lahir, bayi harus diberikan vaksin HB dan HBIg (Hepatitis B Immunoglobulin) agar rantai penularannya terputus dalam waktu kurang dari 12 jam dari waktu kelahirannya. Dan ini dapat dijadikan sebagai imuniasasi pasif yang dapat langsung melindungi tubuh bayi dari penyebaran virus Hepatitis.

Pemeriksaan yang biasa dilakukan pada ibu hamil yang positif HbsAg biasanya perlu menjalani serangkaian tes, diantaranya :

  1. Pemeriksaan HbsAg lanjutan, yaitu 6 bulan setelah pemeriksaan HbsAg pertama (jika hasilnya negatif, maka dapat disimpulkan bahwa seseorang sudah tidak mengindap virus ini lagi).
  2. Pemeriksaan darah
  3. Pemeriksaan komponen HbsAg ( HbeAg, HbcAg, Anti HbsAg)
  4. Pemeriksaan bilirubin
  5. Pemeriksaan SGPT dan SGOT
  6. Biopsi hati
  7. Fibri scan
  8. Pemeriksaan USG

Pemeriksaan HbsAg selanjutnya dapat dilakukan setelah bayi berusai 9 bulan dan 18 bulan. Sedangkan usai 9 bulan dari waktu melahirkan, ibunya juga harus melakukan cek ulang HBsAg untuk mengetahui apakah masih positif atau sudah negatif. Jika hasilnyam, masih positif, maka tenaga medis akan memberikan pengobatan hingga virus tersebut dinyatakan negatif.

Bagi Anda wanita yang sedang hamil, sebaiknya selalu rutin mengikuti serangkain pemeriksaan kesehatan untuk mencegah serangan virus ataupun penyakit yang membahayakan Anda dan janin Anda.

Penanganan Ibu Hamil Dengan HbsAg Positif

Biaya pengobatan untuk hepatitis B tergolong sangat mahal yaitu mencapai puluhan bahkan ratusan juta. Apabila infeksi virus masih dalam tahap akut, maka penyakit ini dapat segera ditangani dengan baik sampai pemeriksaan menunjukkan hasil negatif.

Sebenarnya pada orang dengan sistem kekebalan tubuh yang kuat, mampu mencegah serangan virus hepatitis B yang berusaha masuk ke dalam tubuh. Virus akan dibersihkan secara alami, sehingga tubuh bebas penyakit. Namun sebaliknya, pada orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah, virus hepatitis B dapat dengan mudah menyerang tubuh hingga menyebabkan kondisi yang kronis.

Beberapa langkah yang harus dilakukan :

  • Mengatur pola makan yang baik
  • Penanganan Ibu Hamil Dengan HbsAg PositifMinum air putih minimal 7-8 per hari
  • Rutin melakukan pemeriksaan
  • Tidak mengkonsumsi alkohol dan narkoba
  • Hindari berbagi peralatan bersama dengan penderita hepatitis
  • Tidak menyentuh luka penderita hepatitis
  • Selalu mencuci tangan sebelum menyentuh darah
  • Menggunakan cairan antiseptik saat mengobati luka pada kulit

Ibu hamil tetap bisa mengandung calon bayinya dengan catatan virus hepatitis tetap dalam kontrol yang baik. Penularan hanya akan terjadi melalui plasenta, darah yang terkontaminasi, kotoran ibu yang keluar setelah persalinan atau adanya kontak langsung antara ibu dengan bayinya.

Ibu hamil yang terinfeksi virus Hepatitis B juga dapat melahirkan normal dengan syarat waktu yang ditentukan oleh dokter yaitu kurang dari 16 jam. Jika melebihi waktu tersebut, maka akan segera dilakukan seksio sesarea. Sedangkan masalah pemberian ASI,  dibolehkan apabila bayi Anda benar-benar sudah diberikan vaksin Hb sebelum 12 jam sejak lahir. Namun Anda tetap harus memastikan puting payudara tetap bersih dan jangan sampai lecet. Air hangat mungkin bisa mebantu membersihkan puting Anda bekas bayi Anda menyusui, hindari pemakaian sabun yang dapat membuat puting kering.

Masa kehamilan sebenarnya dapat mempercepat dan memperburuk suatu penyakit. Jika virus Hepatitius B sulit untuk dilumpuhkan, maka dapat meningkatkan perlemakan hati yang terkait dengan kekurangan enzim. Adapun komplikasi kehamilan dengan virus Hepatitis adalah penyakit batu empedu, pecah ketuban, diabetes gestasional, pendarahan di akhir kehamilan dan plasenta abrupsio.

Silahkan simpan laman ini apabila diperlukan. (Penanganan Ibu Hamil Dengan HbsAg Positif)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *