Tips Menghilangkan Rasa Nyeri Setelah Suntik TT

menghilangkan rasa nyeri setelah suntik tt

Menghilangkan Rasa Nyeri Setelah Suntik TT

Suntik TT (Tetanus) diberikan untuk mencegah resiko buruk yang terjadi apabila seseorang terkena tetanus. Tetanus merupakan jenis penyakit yang terjadi karena infeksi bakteri. Bakteri yang menjadi penyebabnya yaitu clostridium tetani yang dapat ditemukan pada kotoran hewan, tanah atau puing-puing. Tetanus dapat terjadi akibat tusukan paku berkarat yang ditinggali bakteri penyebab tetanus. Penyakit ini dapat menyebabkan kejang, kekakuan otot rahang hingga membuat seseorang meninggal. Untuk itu, suntik TT penting dilakukan meski terkadang timbul efek samping berupa nyeri, pembengkakan atau ruam pada kulit. Berikut akan kami informasikan lebih lanjut beserta cara untuk Menghilangkan Rasa Nyeri Setelah Suntik TT.

Efek Samping Suntik TT

Efek samping yang banyak dikeluhkan para pasien karena tetanus yaitu ;

1. Nyeri dan Kekakuan di Area Injeksi

Rasa nyeri dan kekakuan di tempat suntikan cukup umum terjadi dengan banyak vaksinasi yang diperkenalkan melalui jalur intra-otot. Data klinis menunjukkan bahwa lebih dari 75% individu mengalami nyeri atau kekakuan lokal di tempat suntikan setelah tembakan tetanus yang melibatkan seluruh anggota tubuh bagian atas selama beberapa hari dan merupakan salah satu efek samping tetanus yang paling umum terjadi.

Umumnya rasa nyeri yang muncul tidak terlalu parah dan tidak mengganggu aktivitas sehari-hari. Namun, jika rasa nyeri berlangsung lebih lama dari satu atau dua bulan, mungkin akan menunjukkan reaksi buruk terhadap vaksinasi yang memerlukan penanganan medis. Gejala umum lainnya yang mungkin terkait dengan rasa nyeri meliputi kelembutan lokal, rasa benjolan keras atau mati rasa sementara di sekitar area injeksi.

2. Bengkak dan Kemerahan

Vaksinasi dikaitkan dengan pembengkakan ringan, kemerahan atau iritasi lokal yang hilang secara spontan tanpa memerlukan intervensi medis dalam beberapa hari. Anda dapat mengonsumsi obat-obatan untuk membantu mengatasi pembengkakan.

3. Reaksi Gastrointestinal

Seperti kebanyakan vaksinasi, salah satu efek samping tetanus juga terkait dengan iritasi lambung ringan yang ditandai dengan mual, muntah atau diare yang sembuh secara spontan tanpa memerlukan intervensi apapun. Sebagian besar kasusnya sangat ringan. Data statistik menunjukkan bahwa iritasi lambung dilaporkan pada 3% remaja dan sekitar 1% orang dewasa setelah vaksinasi.

4. Respon Kekebalan Tubuh

Suntikan tetanus mengandung toksoid yang bersifat imunogenik (yaitu memiliki kecenderungan dalam membentuk antibodi). Setelah vaksinasi, beberapa orang mungkin mengalami demam ringan dan kelelahan fisik sebagai bagian dari respon imunologis tubuh. Beberapa orang mungkin juga mengalami nyeri otot yang umum atau terlokalisir dan nyeri tubuh disertai dengan kelenjar getah bening yang tegang dan lembut. Sekali lagi, gejala tidak memerlukan terapi atau manajemen dalam banyak kasus.

5. Reaksi alergi

Respon alergi ditandai dengan pusing, pembengkakan wajah, bibir, tungkai dan bagian tubuh lainnya yang mungkin terkait dengan pola pernapasan dan perubahan detak jantung. Riwayat alergi yang terjadi pada keluarga juga bisa di diskusikan terlebih dahulu dengan dokter agar mereka memberikan obat yang mampu untuk meredakannya dan mencegah reaksi alergi yang lebih parah.

Sebelum pemberian vaksin, kondisi medis lainnya juga harus diperhatikan untuk mencegah resiko buruk yang nantinya dapat terjadi seperti pada orang yang memiliki gangguan pembekuan darah, sindrom guillain-barre, riwayat trombositopenia, kejang, infeksi neurologis dan demam tinggi.

Untuk mencegah efek samping vaksin tetanus pada ibu hamil, sangat dianjurkan untuk menghindari vaksin pada trimester pertama kehamilan, karena saat itu paparan clostridium cukup tinggi yang bisa mengganggu kesehatan janins dan proses melahirkan nantinya.

Itulah 5 efek samping yang paling sering terjadi setelah dilakukannya vaksin TT. Adapun efek samping lainnya yaitu nyeri sendi, sakit saat menelan, gangguan pendengaran dan kesemutan pada tangan atau kaki.

Tips Menghilangkan Rasa Nyeri Setelah Suntik TT

Sebelum melakukan vaksin ada langkah-langkah untuk mengatasi ketegangan saat akan mempraktekannya, caranya adalah dengan bernapas secara perlahan yang menjadi strategi relaksasi alami bagi tubuh, kemudian alihakn pandangan dan perhatian pada objek lain jika Anda takut dengan jarum suntik. Cara ini juga bisa mencegah ketegangan otot saat suntik TT dilakukan. Karena jika otot tegang, maka rasa nyeri bisa muncul lebih parah.

Apabila rasa nyeri masih terasa, Anda bisa lakukan langkah berikut ;

  • Kompres Hangat

Rasa nyeri di bagian otot dari suntikan tetanus mungkin juga akan berkurang dengan menerapkan panas ke daerah yang terkena. Ini bisa dalam bentuk kain lembab hangat atau dengan menggunakan alas pemanas. Mungkin juga membantu memijat otot-otot di sekitarnya dengan lembut saat pemanasan untuk membantu membuatnya rileks.

  • Kompres Dingin

Jika nyeri otot disertai pembengkakan, kompres dingin bisa membantu mengurangi gejalanya. Hal ini bisa dilakukan dengan menerapkan es yang sudah dibalut dengan handuk kecil yang lembut. Lakukan juga pemijatan secara lembut ke daerah yang terkena. Efek dingin tersebut dapat membantu mengurangi peradangan yang menjadi penyebab pembengkakan.

  • Obat Pereda Rasa Nyeri

Dalam beberapa jam atau beberapa hari setelah menerima suntikan tt, area di sekitar suntikan dapat menjadi merah, bengkak dan terasa nyeri. Dalam kasus yang jarang terjadi, nyeri otot juga bisa menyebar ke daerah lain di tubuh. Seorang dokter dapat menyarankan pereda rasa nyeri dan dosis terbaik berdasarkan usia, kesehatan umum dan obat-obatan lain yang sedang dikonsumsi.

Pada beberapa orang, mengonsumsi obat penghilang rasa nyeri bisa mengurangi keefektifan cara kerja vaksin. Dalam kebanyakan kasus, penghilang rasa nyeri hanya diperlukan selama satu sampai dua hari setelah gejala muncul.

Cara lain yang bisa Menghilangkan Rasa Nyeri Setelah Suntik TT yaitu dengan menggosok bagian injeksi dengan pelan untuk mebmbantu tubuh menyerap cairan vaksin dan untuk menghindari pembengkakan. Anda juga bisa mengoleskan balsem untuk mengurangi rasa nyeri setelah suntik TT.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *