Gejala Cacingan Yang Umum Pada Orang Dewasa

Gejala Cacingan Pada Orang Dewasa

Gejala cacingan pada orang dewasa

Apa itu cacingan? Cacingan merupakan suatu penyakit yang hampir pernah dialami setiap orang. Cacing yang terdapat dalam usus manusia merupakan parasit yang dapat mengurangi nutrisi yang masuk ke dalam tubuh. Ada beberapa jenis cacing diantaranya cacing gelang, cacing pita dan cacing kremi.

  • Cacing gelang yang terdapat dalam tubuh manusia bisa menyebabkan penyakit berbahaya karena dapat langsung menjalar ke luar usus dan organ lainnya apabila tidak segera ditangani.
  • Cacing pita biasanya terdapat dalam tubuh sapi atau babi yang bisa terinfeksi melalui cara pengolahan daging yang belum matang sehingga didalamnya masih terdapat telur-telur cacing. Selain itu, tangan yang bersentuhan dengan tinja juga bisa terkena cacingan.
  • Cacing kremi bisa menimbulkan beberapa gejala seperti gatal di sekitar dubur dan kejang yang hebat pada anak. Meski rentan terjadi pada anak-anak sekolah, namun ini juga bisa terjadi pada orang dewasa.

Berbagai spesies cacing dapat hidup di berbagai bagian dalam usus yang menyebabkan pola gejala yang berbeda. Orang dengan infestasi cacing usus ringan sampai sedang mungkin tidak menunjukkan gejala.

Gejala cacing paling umum diantaranya ;

1. Diare

Diare adalah gejala umum cacing gelang dan infestasi usus termasuk trichuriasis, ancylostomiasis, strongyloidiasis, trichinosis dan fasciolopsiasis. Diare bukanlah gejala khas infestasi cacing pita.

2. Sakit perut

Sakit perut adalah gejala yang mungkin terjadi pada orang yang terkena cacingan. Seseorang dapat merasakan nyeri perut yang parah.Karena parasit menempel pada lapisan usus, dinding usus bisa menjadi meradang. Padahal dinding usus ini berfungsi sebagai alat pertahanan melawan organisme asing.

Rasa sakit dapat ditemukan di tempat lain di dalam tubuh jika parasit telah melakukan perjalanan di luar usus ke bagian tubuh yang lain. Hal ini biasanya menunjukkan kehadiran parasit lama dalam tubuh. Ini menandakan adanya penyumbatan usus yang mungkin terjadi dengan infestasi berat cacing Ascaris lumbricoides.

3. Perubahan usus

Perubahan pada usus sering terjadi pada orang dengan parasit usus. Parasit bertahan hidup di usus dan mengambil nutrisi dari makanan yang masuk ke dalam tubuh. Usus bisa banyak dihuni oleh parasit ini, sehingga menyulitkan limbah untuk melakukan perjalanan secara efisien melalui usus yang umumnya menyebabkan konstipasi. Ini juga bergantung pada jenis parasit, diare atau tinja.

4. Keterlambatan Pertumbuhan

Anak-anak akan sangat rentan kekurangan gizi karena infestasi oleh cacing gelang. Kehilangan berat badan dapat terjadi dengan kasus ancylostomiasis dan strongyloidiasis yang parah. Seseorang mungkin mengalami perubahan nafsu makan akibat parasit yang membuat tingkat nafsu makan mereka menjadi meningkat karena nutrisi yang masuk akan diambil oleh cacing yang terdapat dalam tubuh. Biasanya ada peningkatan nafsu makan, karena parasit tersebut mengambil nutrisi dari tubuh inang. Beberapa individu bahkan mungkin mengalami penurunan berat badan dengan meningkatnya nafsu makan. Hal ini dapat terjadi bersamaan dengan mual dan muntah saat tubuh mencoba melawan atau melepaskan diri dari parasit.

5. Kelelahan

Kelelahan juga sangat mungkin menjadi gejala cacingan karena kasus ancylostomiasis berat dan strongyloidiasis dapat menyebabkan anemia dan kelelahan. Infeksi jangka panjang dengan cacing pita ikan, laten Diphyllobothrium, dapat menyebabkan defisiensi vitamin B12, yang menyebabkan anemia. Infestasi cacing pita ikan juga bisa menyebabkan kelelahan.

6. Batuk dan Sesak

Siklus hidup beberapa cacing gelang melibatkan migrasi bentuk cacing yang belum matang melalui paru-paru. Adanya cacing yang belum matang bisa memicu reaksi inflamasi yang dikenal sebagai eosinofilia paru. Dr. David Kaufman mencatat bahwa gejalanya meliputi demam, batuk kering, sesak napas, nyeri dada dan mengi. Infestasi cacing gelang yang terkait dengan eosinofilia paru meliputi ascariasis, ancylostomiasis, strongyloidiasis dan trichinosis.

Tanda Tambahan

Tanda-tanda tambahan dari parasit usus termasuk gejala seperti flu, wajah tampak pucat karena darah juga berkurang oleh cacing, batuk yang sulit sembuh karena cacing menginfeksi bagian paru, ruam kulit yang muncul karena eliminasi racun cacing dan gigi menggeretek saat tidur karena aktivitas cacing dalam tubuh.

Gejala cacingan pada orang dewasa yang disebabkan oleh cacing kremi biasanya memiliki gejala yang sangat khas seperti sering gatal di bagian anus, kesulitan untuk tidur, resiko iritasi disekitar anus akibat garukan, adanya cacing kremi pada anus dan tinja.

Bahan Alami Untuk Menghilangkan Cacing Dalam Tubuh

Bahan alami dibawah ini akan sangat bermanfaat untuk membantu mematikan cacing parasit yang ada dalam tubuh manusia.

  • Aloe

Aloe (lidah buaya) adalah obat pencahar yang ampuh. Anda bisa mengkonsumsinya dalam bentuk jus, gel atau  tablet, namun ini tidak disarankan dikonsumsi ibu hamil.

  • Pakis jantan

Pakis jantan (Dryopteris filix-mas) adalah salah satu ramuan anti-parasit paling kuat untuk cacing pita. Sementara pendapat dari seorang herbalis David Hoffmann, memperingatkan bahwa pakis jantan bisa beracun jika diminum terlalu tinggi dosisnya. Ambil ramuan ini hanya di bawah pengawasan profesional medis yang berpengalaman. Jangan mengambil pakis jantan jika Anda sedang dalam kondisi hamil, menyusui, atau menderita anemia, atau jika Anda memiliki gangguan hati atau usus.

  • Epazote

Epatoze (Chenopodium ambrosioides) merupakan tanaman asli Meksiko yang juga terdapat di  Amerika Tengah dan Amerika Selatan. Kelompok masyarakat adat telah menggunakan epazote untuk menyembuhkan parasit usus, terutama cacing pita, cacing kait dan cacing gelang. Buatlah teh dari daun kering dan minumlah dalam ½ cangkir. Jangan meminum produk minyak esensial epazote atau teh yang terbuat dari biji karena bijinya mengandung sejumlah besar minyak esensial beracun.

  • Delima

Delima (Punica granatum) adalah pengobatan tradisional cacing pita. Kulitnya mengandung alkaloid yang disebut pelletierine yang memiliki efek paralitik pada parasit, sehingga mudah untuk dikeluarkan. Menurut ahli herbal Henriette Kress, Anda bisa menyiapkan kulit kayu sebagai teh dan meminumnya selama beberapa hari, sampai seluruh parasit keluar. Ambil pencahar sebelum dan selama proses ini untuk membantu menghilangkan cacing pita. Kulit buah delima dapat menyebabkan muntah jika dikonsumsi dalam dosis tinggi yang juga dapat menekan sistem saraf pusat. Jangan mengkonsumsi ramuan ini jika Anda sedang hamil atau menyusui.

Bahan Alami Untuk Mencegah Cacingan

Karena cacing biasa bertelur pada malam hari, basuhlah anus sebelum tidur dan setelah bangun tidur untuk menghilangkan telur yang terdapat dalam anus. Anda juga harus menghindari kebiasaan menggaruk bagian anus karena bukan hanya mempermudah cacing berkembang, anus pun juga dapat mengalami iritasi. Jadi, ada baiknya Anda selalu merawat kebersihan kuku dengan tidak membiarkannya panjang.

  • Bawang putih

Bawang putih atau Allium sativum, adalah tanaman alami yang dapat digunakan untuk mengobati infekstasi usus. Sebuah penelitian telah menunjukkan bahwa kandungan yang ada di dalam bawang putih merupakan pembunuh parasit dalam tubuh. Minyak bawang putih akan bermanfaat dalam membantu menghambat infestasi Giardia dan parasit protozoa lainnya. Pakar herbal menyarankan mengkonsumsi 2 sampai 4 gram bawang putih mentah segar untuk mencegah parasit usus.

  • Kunyit & Jahe

Mengkonsumsi kunyit dan jahe ternyata juga bisa mengurangi risiko terinfeksi oleh parasit didalam tubuh termasuk cacing. Ini dikarenakan kunyit (curcuma) dan jahe mengandung sifat antioksidan dan agen antiparasit.

  • Buah dan Sayuran Kaya Antioksidan

Buah dan sayur yang menjadi sumber antioksidan biasanya juga mengandung vitamin C tinggi seperti buah sitrus, tomat, paprika, stroberi, brokoli dan sayuran yang mengandung vitamin C.  Dan buah yang kaya antioksidan lainnya termasuk blueberry, buah ara, ceri, labu, wortel, bit dan bayam. Mengonsumsi makanan ini secara teratur, dapat meningkatkan kesehatan secara keseluruhan sistem pencernaan Anda, yang mengurangi risiko infestasi Anda.

  • Makanan Kaya Serat

Mengkonsumsi makanan kaya serat dapat membuat sistem pencernaan Anda tetap sehat dan mendorong eliminasi secara teratur. Keduanya membantu mencegah parasit dan cacingan dalam usus. Cobalah untuk mengganti nasi putih dan roti putih dengan roti beras merah gandum hitam. Kacang polong juga mengandung kadar serat yang sehat untuk mendapatkan tambahan serat dalam tubuh Anda.

Makanan lainnya

Para ahli kesehatan menyarankan untuk menghindari konsumsi daging dari hewan karnivora seperti daging babi untuk mencegah cacingan. Gantilah dengan makanan lainya seperti tahu, ikan dan kacang untuk memenuhi asupan protein yang tubuh Anda butuhkan.

Kandungan probiotik yang ada dalam yogurt dan kefir dapat meningkatkan kesehatan usus dan mencegah infeksi cacingan. Carilah yogurt yang mengandung Lactobacilluis acidophillus, bifidobacteria, saccaharomyces boulardii dan lactobacilus plantarum

Cobalah untuk menerapkan langkah pencegahan diatas sebelum muncul gejala cacingan pada orang dewasa.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *