Waspada Anyang Anyangan Setelah Berhubungan Intim !

Anyang anyangan setelah berhubungan intim sangat berisiko bagi pasangan yang baru saja menikah. Hal ini disebabkan karena gerakan saat berhubungan seks, terlalu intens menikmati malam pertama yang dapat mendorong bakteri masuk ke dalam kandung kemih wanita, tepatnya saat penetrasi pria masuk ke lubang vagina yang menginfeksi kandung kemih. Letak saluran kemih dengan lubang vagina yang sangat berdekatan juga menjadi penyebabnya.

anyang anyangan setelah berhubungan intim

Mungkin juga ada sedikit kerusakan pada uretra (tabung dari kandung kemih yang mengeluarkan urine). Kondisi ini juga dikenal dengan cystitis honey moon. Kerusakan ringan ini mendorong bakteri berkembang. Ini lebih mungkin jika kondisi vagina sedang kering saat berhubungan seks. Lendir normal di dalam dan sekitar vagina mungkin juga akan terganggu jika kontrasepsi spermisida atau diafragma digunakan.

Beberapa bakteri bisa tinggal di sekitar bagian belakang Anda (anus) setelah melewati (kotoran). Berdasarkan survei, wanita lebih rentan daripada pria terhadap anyang anyangan, karena uretra mereka (tabung dari kandung kemih yang keluar dari urin) lebih pendek dan terbuka di dekat anus.

Bakteri yang menjadi penyebabnya adalah jenis E. coli atau jamur candida. Ia menyebar menuju kandung kemih dan menimbulkan rasa sakit juga terbakar saat penderita buang air kecil. Sistem kekebalan tubuh wanita kebanyakan tidak cukup kuat untuk membersihkan bakteri dari kandung kemihnya.

Gejala khas adalah nyeri saat Anda buang air kecil, dan sering buang air kecil. Anda mungkin juga mengalami nyeri pada perut bagian bawah (perut), adanya darah dalam urin dan demam tinggi. Urin Anda juga bisa berbau ofensif.

Penyebab Anyang anyangan

Adapun penyebab khas anyang anyangan setelah berhubungan intim pada wanita yang aktif secara seksual adalah ;

  • Efek penggunaan alat kontrasepsi. Biasanya diafragma atau kondom wanita yang diobati dengan spermisida ini cenderung menyebabkan infeksi urin saat berhubungan seks karena sistem reproduksi wanita yang begitu sensitif dan rentan terkena iritasi.
  • Gel Douche yang bisa menyebabkan iritasi pada vagina dan dinding rahim.
  • Wanita dengan kebiasaan menyeka anus mereka dari belakang ke depan bisa menyebarkan bakteri dari kotoran anus ke bagian vagina yang membuat bakteri dengan mudah masuk sehingga menyebabkan anyang anyangan.
  • Wanita sering menunda kencing dalam waktu yang lama memiliki risiko lebih tinggi terkena anyang anyangan. Sebetulnya, dengan tidak menunda buang air kecil setelah berhubungan intim, bisa menghilangkan bakteri dari saluran kandung kemih.
  • Obat-obatan tertentu, perubahan hormonal selama kehamilan atau menopause juga dapat menyebabkan anyang anyangan.

Ada beberapa mitos yang terkait anyang anyangan dengan hubungan intim, diantaranya adalah.

  • Posisi seks tertentu memicu anyang anyangan. Faktanya adalah bahwa tidak ada kaitannya anyang anyangan terjadi karena posisi seks.
  • banyak minum air putih mencegah anyang anyanganHarus minum banyak air sebelum berhubungan intim. Ini benar. Anda harus minum banyak air sebelum bercinta untuk menghasilkan urine dalam jumlah yang cukup setelah melakukan hubungan intim. Ini akan membantu Anda mencegah anyang anyangan dengan mengeluarkan bakteri dari urin.
  • Melakukan seks maraton mengarah pada infeksi kandung kemih. Ini adalah mitos, yang terpenting adalah tetap jaga organ kelamin untuk mencegah adanya bakteri / jamur.

Pencegahan Anyang Anyangan Bagi Orang Yang Aktif Secara Seksual

  • Minum banyak air setiap hari. Ini akan membantu Anda buang air kecil lebih banyak yang akan sering membuang bakteri dari sistem saluran kemih.
  • Hindari penggunaan kondom wanita, diafragma yang diobati dengan spermisida dll.
  • Hindari berhubungan seks saat menderita anyang anyangan untuk mempercepat penyembuhan.
  • Pertimbangkan saat memilih antibiotik. Pilih antibiotik untuk anyang anyangan yang tepat terutama jika Anda rentan terkena anyang anyangan. (Saran pengobatan : antibiotik untuk anyang anyangan)
  • Mengkonsumsi makanan yang kaya akan vitamin untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh sehingga sistem kekebalan akan tetap terjaga dengan baik sekaligus meningkatkan persentase bakteri baik dalam usus.
  • Pakailah celana/ celana dalam dari bahan katun yang tidak terlalu ketat untuk menghindari resiko iritasi pada vagina.
  • Hindari douche, penggunaan sabun, prafum, pelumas, dan produk feminin yang bisa memicu iritasi.
  • Rutin membersihkan organ kelamin dari depan ke belakang.
  • Setelah selesai berhubungan intim, buang air kecil wajib dilakukan untuk mengeluarkan kuman dari saluran kemih akibat gesekan penis sehingga saat air seni keluar saat buang air kecil, bakteri juga bisa ikut terbuang.
  • Jadi, penting juga untuk pria membersihkan organ vitalnya dan memastikannya bersih sebelum melakukan hubungan intim dengan pasangannya.

Sebagian besar infeksi urin disebabkan oleh kuman (bakteri) yang berasal dari usus Anda sendiri. Mereka tidak membahayakan usus Anda tapi bisa menyebabkan infeksi jika masuk ke bagian lain tubuh Anda. Beberapa bakteri berkembang dalam air seni dan berkembang biak dengan cepat sehingga menyebabkan infeksi.

Demikianlah penjelasan seputar penyebab Anyang anyangan setelah berhubungan intim, gejala dan tips pencegahannya. Semoga bermanfaat dan lekas sembuh!

Baca juga : Tips Alami Mengatasi Anyang anyangan Pada Ibu Hamil

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *